logo


Kritik Tarawih di Times Square, Abu Janda Sepakat Ibadah Mestinya Tak Blokir Akses Publik

Peribadatan itu seharusnya tak mengganggu kenyamanan umat lain.

6 April 2022 05:57 WIB

Permadi Arya
Permadi Arya instagram.com/permadiaktivis2

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda tak ketinggalan dalam menanggapi viralnya ratusan umat muslim yang menjalankan salat tarawih di Times Square, New York, Amerika Serikat (AS).

Abu Janda menilai fenomena itu mestinya bukan hal yang patut dibanggakan. Sebab, peribadatan itu seharusnya tak mengganggu kenyamanan orang lain, terutama kaum non-muslim.

“Salat tarawih berjamaah di Times Square New York yang dibangga-banggakan di sini malah dikritik oleh Hassan Sajwani, muslim Uni Emirat Arab,” kata Abu Janda melalui unggahan Instagram @permadiaktivis2, dikutip Rabu (6/4).


Dillarang Bentuk Negara Seperti yang Dibentuk Nabi, Mahfud: Haram Hukumnya

“Dia menulis: "ini menciptakan ketidaknyamanan bagi orang lain, ada lebih dari 270 masjid di NYC, tempat yang lebih baik, tidak perlu memblokir akses publik untuk memamerkan agama Anda! Bukan itu yang diajarkan Islam.", twitnya viral,” paparnya.

Menurutnya, ajaran Islam yang sedemikian progresif mustahil dipahami oleh pihak yang disebutnya ‘kadrun’.

“Kadrun Indonesia gak bakal ngerti ajaran Islam seperti ini. Kadrun sini tahunya ibadah itu di emperan Monas atau trotoar Malioboro,” sindir Abu Janda.

Cemaskan 3 Periode Jokowi, Amien Rais: Kebangkitan Komunisme Hal yang Pasti

Halaman: 
Penulis : Iskandar