logo


PM Hungaria Sebut Miliarder George Soros dan Presiden Ukraina sebagai Lawan Politiknya

PM Hungaria Viktor Orban mengatakan bahwa partainya berhasil meraih kemenangan dalam pemilu meski menghadapi tekanan dari partai oposisi dalam negeri maupun pihak asing

4 April 2022 21:15 WIB

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban
Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban Reuters

BUDAPES, JITUNEWS.COM - Viktor Orban, yang baru saja memenangkan masa jabatan keempat sebagai perdana menteri Hungaria dalam pemilihan hari Minggu (3/4), mengatakan bahwa partainya berhasil memenangi pemilu meskipun menghadapi campur tangan dari kekuatan sayap kiri, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, termasuk dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan miliarder sekaligus aktivis politik, George Soros.

“Kami memiliki kemenangan seperti itu, itu dapat dilihat dari Bulan, dan pasti dapat dilihat dari Brussel,” kata Orban kepada para pendukungnya pada Minggu malam, mengacu pada bentrokan partainya dengan para pemimpin Uni Eropa.

“Kami akan mengingat kemenangan ini sampai akhir hidup kami karena kami harus bertarung melawan sejumlah besar lawan,” tambahnya.


Slovakia Bersedia Bayar Pasokan Gas Rusia dengan Mata Uang Rubel

Ia mengatakan bahwa kekuatan-kekuatan itu tidak hanya mencakup partai-partai oposisi Hungaria sendiri, tetapi juga dari “birokrat Brussel, kekaisaran (George) Soros, dengan semua uangnya, media arus utama internasional, dan bahkan presiden Ukraina" Volodymyr Zelensky.

"Kami tidak pernah memiliki begitu banyak lawan pada saat yang bersamaan,” tukasnya.

Polandia Minta AS Kerahkan Lebih Banyak Pasukan Militer di Dekat Perbatasan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia