logo


Jenderal Andika Bolehkan Keturunan PKI Daftar TNI, PKB: Mereka Tidak Serta Merta Jadi Pengkhianat

PKB menyarankan untuk melakukan pembinaan terhadap prajurit TNI agar tidak terpapar ideologi yang membahayakan bangsa dan negara.

1 April 2022 09:26 WIB

Panglima TNI, Jendral Andika Perkasa
Panglima TNI, Jendral Andika Perkasa Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Taufiq R Abdullah menanggapi keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang membolehkan keturunan PKI daftar menjadi prajurit TNI. Ia menegaskan bahwa keturunan PKI tidak serta merta menjadi pengkhianat negara.

"Secara normatif, tidak terdapat aturan yang melarang keturunan PKI untuk ikut mengabdikan diri dalam pembangunan negara dan bangsa. Negara tidak mengenal dosa turunan. Anak atau keturunan seorang warga negara yang telah melakukan pengkhianatan terhadap negara, tidak serta merta diperlakukan sebagai pengkhianat, selama anak atau keturunan pengkhianat itu tidak terbukti terlibat dalam pengkhianatan," kata Taufiq kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).

Taufiq justru menyarankan untuk melakukan pembinaan terhadap prajurit TNI agar tidak terpapar ideologi yang membahayakan bangsa dan negara.


Bersyukur Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, PDIP: Tidak Mengikat Leluhurnya

"Memang hal ini masih ada yang menganggap sebagai sesuatu yang sensitif dan dikhawatirkan akan muncul sikap balas dendam dari para anak atau keturunan PKI. Mungkin dikarenakan peristiwa pengkhianatan yang dilakukan PKI telah menimbulkan trauma yang mendalam bagi bangsa ini," jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar bangsa Indonesia bersikap adil dalam melihat masa depan dengan meletakkan masa lalu sebagai cermin kewaspadaan. Ia tidak ingin luka masa lalu terbuka kembali.

"Lebih-lebih di saat bangsa sedang mendapatkan anugerah bonus demografi, di mana mayoritas warga bangsa tidak terlibat langsung dalam konflik masa lalu, terutama tragedi G/30S/PKI. Maka tidak bijak rasanya, melibatkan generasi sekarang untuk meramaikan dan menghidup-hidupkan konflik masa lalu," bebernya.

Tak Setuju Tes Renang Seleksi TNI Dihapus, Golkar: Prajurit Harus Siap Perang di Segala Medan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati