•  

logo


Sudah Diakui Beberapa Negara, Donetsk dan Lugansk Nggak Bisa Kembali Gabung Ukraina

Juru bicara otoritas Republik Rakyat Donetsk mengatakan bahwa wilayahnya tidak mungkin bisa kembali bergabung dengan Ukraina

31 Maret 2022 19:00 WIB

Bendera Republik Rakyat Donetsk
Bendera Republik Rakyat Donetsk Sputniknews

DONETSK, JITUNEWS.COM - Juru bicara otoritas Republik Rakyat Donetsk (DPR), Eduard Basurin, mengatakan bahwa wilayahnya tidak mungkin bisa kembali bergabung dengan Ukraina setelah mendapatkan pengakuan dari sejumlah negara. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Sputniknews.

“Setelah kita diakui oleh beberapa negara, enam atau tujuh, terutama Rusia, maka, keberadaan republik ini [DPR] sebagai bagian dari Ukraina tidak mungkin lagi,” kata Basurin.

Beberapa negara Amerika Latin, diantaranya Venezuela, Kuba dan Nikaragua, serta Republik Afrika Tengah dan Suriah, sudah menunjukkan niat mereka untuk memberikan pengakuan kemerdekaan bagi DPR.


Jerman Bakal Tetap Bayar Pasokan Gas Rusia dengan Euro dan Dolar

Pada bulan Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin juga sudah menandatangani dekrit yang mengakui Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk. Dekrit tersebut juga mewajibkan Rusia untuk memastikan keamanan dua negara baru yang melepaskan diri dari Ukraina tersebut.

Pada 24 Februari, Rusia melancarkan operasi militer di Ukraina setelah republik Donetsk dan Lugansk meminta bantuan Moskow melawan agresi Ukraina. Kementerian pertahanan Rusia mengatakan operasi itu hanya menargetkan infrastruktur militer Ukraina dan tidak membahayakan warga sipil.

Nggak Ada Politikus Rusia yang Mampu Bersaing dengan Vladimir Putin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia