logo


Bantah Ambil Untung dengan Naikan Harga Pertamax, Ahok: Ruginya Tidak Buat Macet Perusahaan

Ahok mengatakan bahwa harga Pertamax Rp 16 ribu masih dibawah harga pasaran

31 Maret 2022 14:07 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membantah kabar yang menyebutkan Pertamina mengambil untung dari kenaikan harga BBM jenis Pertamax.

Ahok mengatakan bahwa Pertamina menaikan harga Pertamax agar perusahaan tidak macet karena menanggung selisih harga minyak mentah internasional yang sedang melambung.

"Pertamina tidak mungkin naikkan harga sampai untung. Situasi ekonomi sedang pemulihan. Pertamina naikkan yang penting ruginya tidak membuat macet perusahaan saja. Itu kayak fungsi BUMN Pertamina untuk menyediakan energi bagi seluruh rakyat," kata Ahok dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (31/3/2022).


Ada Laporan soal Panic Buying Solar, Executive GM Pertamina Jabar dan Tim BPH Migas Langsung Turun ke Lapangan

Ahok mengatakan bahwa harga Pertamax Rp 16 ribu masih dibawah harga pasaran. Ia menyebut Pertamina menetapkan harga Rp 16 ribu karena perpanjangan tangan pemerintah.

"Kalau mau ada untung dan ikuti harga pasar secara umum bisa segitu. Karena itu Pertamina harus bawah agar swasta tidak pasang harga di sana," jelasnya.

Erick Thohir Minta Maaf ke Masyarat, Pertamax Beneran Naik?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati