logo


Presiden Jokowi Harus Bersikap Tegas Hentikan Isu Penundaan Pemilu dan Tiga Periode

Jokowi tidak sepatutnya bersikap tidak bisa melarang wacana penundaan pemilu

31 Maret 2022 12:25 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo Kementerian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Isu penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga periode terus bergulir di tengah masyarakat. Terbaru, Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) mendeklarasikan dukungan untuk Presiden Joko Widodo menjabat selama tiga periode.

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute Zaenal Abidin Riam menilai seharusnya Presiden Jokowi selaku presiden yang lahir dari rahim reformasi harus memastikan konstitusi dan reformasi tidak dibajak oleh ambisi kekuasaan dari segelintir orang.

“Caranya Presiden Jokowi harus dengan tegas mengeluarkan pernyataan bahwa wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden harus dihentikan. Bukan memberi pernyataan yang membuka peluang tiga periode,” kata Zaenal di Jakarta, Kamis (31/3).


Sebut Tidak Ada Penundaan, DPD RI: Jadwal Pemilu Sudah Final di Tahun 2024

Menurutnya, Jokowi tidak sepatutnya bersikap tidak bisa melarang wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden muncul di publik dengan dalih demokrasi. Sebab, wacana ini justru merusak tatanan demokrasi.

“Jika sikap seperti itu yang dipertahankan, maka komitmen Jokowi terhadap demokrasi sangat patut dipertanyakan,” tegasnya

Untuk saat ini, lanjutnya, publik menunggu langkah tegas Jokowi untuk menertibkan menteri-menterinya yang mewacanakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Sejauh ini langkah itu belum dilakukan, jika langkah ini tidak dilakukan, maka publik akan semakin meragukan komitmen Jokowi terhadap konstitusi dan demokrasi,” katanya.

Ribuan Kepala Desa Akan Deklarasi Jokowi Tiga Periode, LaNyalla: Pelanggaran Konstitusi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar