logo


Musni Umar Dipolisikan soal Gelar Profesor, Tifatul PKS: Apa karena Suka Belain Anies Baswedan?

Tifatul menilai pelapor Musni Umar kurang kerjaan.

29 Maret 2022 14:47 WIB

Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring
Anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Anggota DPR RI F-PKS, Tifatul Sembiring angkat bicara soal pelaporan akademisi Musni Umar atas tudingan profesor gadungan. Ia heran ada pihak yang mempermasalahkan gelar tersebut.

Tifatul menilai pelapor Musni Umar kurang kerjaan. Selain itu, ia menduga sang pelapor memang kesal dengan rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) yang selalu membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Ini apa-apaan yaa? Oknum Institut Agama Kristen dari Tarutung, mempersoalkan gelar Professor Rektor Ibnu Khaldun, Bogor. Apa kurang kerjaan atau karena Musni Umar suka belain Anis Baswedan? Aya aya Wae Eta Si Tongat,” tulisnya di akun Twitter @tifsembiring, dikutip Selasa (29/3).


Akui Gelar Profesornya Tak Tercatat di Keputusan Presiden atau Menteri, Musni Umar: Tapi Bukan Berarti Gadungan

Diketahui, Musni Umar dilaporkan ke polisi oleh Direktur Pascasarjana Institut Agama Kristen Tarutung Sumatera Utara berinisial YLH.

Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/409/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 24 Januari 2022.

Sementara itu, Musni Umar tak terima dituding profesor palsu. Ia mengklaim gelar profesornya didapat dari UIC dan Asia University, Malaysia. Meski begitu, gelar profesornya tak tercatat pada keputusan presiden atau menteri.

"Tapi bukan berarti dia itu gadungan. Sama sekali tidak ada unsur penipuan, tidak ada yang dirugikan,” kata dia, di Polda Metro Jaya pada Senin (28/3).

Musni Umar Ngotot Bukan Profesor Palsu, Ruhut Sitompul: Enggak Ada Malu-malunya!

Halaman: 
Penulis : Iskandar