logo


Akui Gelar Profesornya Tak Tercatat di Keputusan Presiden atau Menteri, Musni Umar: Tapi Bukan Berarti Gadungan

Musni Umar menegaskan tidak ada unsur penipuan, tidak ada yang dirugikan.

29 Maret 2022 14:16 WIB

Musni Umar
Musni Umar politik.rmol.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar tak terima dituding profesor palsu. Meski begitu, ia mengakui gelar profesornya tak tercatat pada keputusan presiden atau menteri.

Musni mengklaim gelar profesor tersebut ia dapatkan dari UIC dan Asia University, Malaysia.

"Tapi bukan berarti dia itu gadungan. Sama sekali tidak ada unsur penipuan, tidak ada yang dirugikan,” kata dia, di Polda Metro Jaya pada Senin (28/3).


Sesalkan Warga di Aceh Usir Pengungsi Rohingya, Musni Umar: Mereka Saudara Seagama, Sejatinya Kita Bantu

“Bahkan sejak saya pimpin, UIC berkembang luar biasa. Tadinya dari 300 mahasiswa, sekarang tercatat dan aktif 2.751," sambungnya.

Sementara itu, Musni mengaku tak tahu sosok pelapor, YLH. “Saya nggak kenal, tidak pernah berhubungan. Tiba-tiba saja dia menyampaikan surat ke presiden, ke Ketua MPR, seluruh pejabat tinggi termasuk gubernur DKI," jelasnya.

Diketahui, Musni Umar dilaporkan ke polisi oleh Direktur Pascasarjana Institut Agama Kristen Tarutung Sumatera Utara berinisial YLH.

Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/409/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 24 Januari 2022.

Immanuel Ebenezer Dianggap Tegakkan Kebenaran, Musni Umar: Sejatinya Diberi Award, Bukan Dicopot

Halaman: 
Penulis : Iskandar