logo


Bantu Masa Depan Lebik Baik, Gus Yahya: NU Selalu di Pihak Rakyat Palestina

Gus Yahya mengatakan bahwa NU mengikuti perkembangan konflik Palestina dengan Israel

28 Maret 2022 07:30 WIB

KH Yahya Staquf alias Gus Yahya
KH Yahya Staquf alias Gus Yahya AJCGlobal

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menyatakan bahwa organisasinya ada di pihak rakyat Palestina. Ia pun berjanji membantu rakyat Palestina agar memperoleh masa depan yang lebih baik.

"NU tidak pernah berhenti, selalu berada di pihak rakyat Palestina dan selalu berupaya mencari jalan untuk bisa sungguh-sungguh secara nyata membantu rakyat Palestina untuk memperoleh masa depan yang lebih baik," kata Gus Yahya saat berbicara jarak jauh dengan Penasihat Presiden Palestina, Mahmoud Al Habbash, Minggu (27/3/2022).

Gus Yahya mengatakan bahwa NU mengikuti perkembangan konflik Palestina dengan Israel. Ia menyebut konflik tesebut sangat komplek karena tumpang tindih berbagai masalah seperti agama dan politik.


Bingung NU Tak Bolehkan Miftachul Akhyar Rangkap Jabatan, Waketum MUI: Kami Butuh Beliau

Ia menyebut kepedulian NU tidak sebatas mengirim bantuan dan rasa simpati saja, namun juga aksi nyata mengatasi dinamika di Palestina. Namun, NU, kata dia, memiliki keterbatasan wewenang karena berstatus sebagai sebuah organisasi. Ia pun menegaskan bahwa NU memilih dimensi agama.

"Tapi kami harus memilih dimensi apa dari masalah ini yang harus dimasuki oleh NU. Karena, bagaimana saya singgung tadi, ada masalah politik, ada masalah agama, untuk masalah ini NU memilih untuk mulai dari domain keagamaan," ujarnya.

"Maka kami memilih dimensi keagamaan dan menyerahkan upaya-upaya pada dimensi politik kepada pemerintah, negara, supaya kami tidak melanggar batas-batas wewenang kami terkait pemerintah Indonesia," lanjut Gus Yahya.

Ingin Jembatani Dialog Penundaan Pemilu 2024, Ketum PBNU: Keputusan Ada di Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati