logo


Immanuel Ebenezer Dicopot dari BUMN usai Bela Munarman, Muannas Alaidid: Pantas, Tak Ada Kata Maaf

Urusan terorisme itu urusan kedaulatan NKRI, kejahatan yang luar biasa.

26 Maret 2022 11:15 WIB

Muannas Alaidid
Muannas Alaidid twitter.com/muannas_alaidid

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Direktur Eksekutif Komite-Pemberantasan Mafia Hukum (PMH), Muannas Alaidid menilai pencopotan Immanuel Ebenezer dari komisaris utama perusahaan BUMN sangat tepat.

Muannas mengatakan, negara tak boleh memberi sedikitpun ruang bagi teroris maupun pembelanya. Sebab, menurut dia, terorisme ialah salah satu kejahatan luar biasa yang mesti diberantas.

“Pantas, karena urusan terorisme itu urusan kedaulatan NKRI, tak ada kata maaf, kejahatan luar biasa yang setara dengan narkoba dan korupsi bahkan lebih parah,” tulisnya lewat akun Twitter @muannas_alaidid, dikutip Sabtu (26/3).


Immanuel Ebenezer Dianggap Tegakkan Kebenaran, Musni Umar: Sejatinya Diberi Award, Bukan Dicopot

Sebelumnya, Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer telah dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia.

Pria yang karib disapa Noel itu menduga ada loyalis Presiden Jokowi yang dendam, terlebih usai dirinya menjadi saksi yang meringankan Munarman di persidangan kasus terorisme.

“Saya lihat motifnya saya lihatnya ada dendam di lingkaran Jokowi terhadap saya, pintu masuknya kasus Munarman gitu,” ujar Noel.

“Dan Munarman pun dituntut 8 tahun, tuntutannya 8 tahun, kalau Munarman benar-benar teroris, Munarman akan dihukum mati atau hukuman setidaknya seumur hidup,” lanjutnya.

Anggaran untuk Beli Barang Impor, Jokowi: Bodoh Banget

Halaman: 
Penulis : Iskandar