logo


Desak Audit Soal Impor, Refly Harun: Jangan-jangan Jokowi Kaget Ternyata Pelaku Kalangan Istana

Refly menilai Jokowi tidak konsisten dengan ucapannya

26 Maret 2022 15:30 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengaku geram budaya  impor. Ia lantas mencontohkan seragam TNI dan Polri yang didatangkan dari luar negeri.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun meminta Jokowi mengaudit jajaranya. Ia menduga Jokowi akan kaget apabila pelaku impor ternyata kalangan istana.

“Saran saya yah, ya lakukan audit terhadap jajaran pemerintahan. Siapa saja pelaku-pelaku impor, jangan-jangan Pak Jokowi sendiri kaget, ternyata pelaku-pelaku itu kalangan Istana sendiri,” kata Refly dalam channel YouTube pribadinya yang dilihat, Sabtu (26/3/2022).


Bantah Jokowi, TB Hasanuddin Sebut Seragam TNI-Polri Buatan Indonesia

Refly menilai Jokowi tidak konsisten dengan ucapannya. Ia lantas menyinggung pengadaan masker dan vaksin Covid-19 yang ada di dalam negeri.

“Coba cek masker, kebutuhannya luar biasa, apakah masker itu kebutuhannya dari banyak luar negeri atau dari dalam negeri. Itu cara menguji,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai Jokowi sebenarnya disabotase oleh bawahannya sendiri.

“Kadang-kadang saya berpikir yah, sebenarnya jangan-jangan Presiden Jokowi banyak disabotase dalam lingkaran Istana sendiri. Menteri-menterinya disabotase oleh bawahannya," pungkasnya.

 

Jokowi Jengkel Seragam Polri Impor, Kompolnas: Itu Produk Dalam Negeri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati