logo


Ungkap Alasan Indra Kenz Alihkan Aset ke Kripto, Polisi: Pendataannya Lebih Sedikit Ketimbang Bank

Tim penyidik akan terus mengejar aset Indra Kenz yang belum terlacak

25 Maret 2022 20:17 WIB

Indra Kenz
Indra Kenz twitter.com/indraakenz

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tersangka kasus penipuan investasi bodong melalui aplikasi Binomo Indra Kenz mengalihkan asetnya senilai Rp 58 miliar dalam bentuk mata uang kripto di luar negeri.

Sementara itu, Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan bahwa Indra Kenz menyimpan asetnya dalam bentuk kripto karena beberapa hal. Sala satunya, kata dia, aset kripto lebih mudah dipindahkan dan memilik pendataan yang lebih sedikit daripada menyimpannya di perbankan.

"Jadi memang trennya, itu memang aset kripto itu kan lebih mudah dipindahkan, kemudian juga pendataannya juga memang sedikit lebih mudah ketimbang perbankan ya. Jadi fasilitas-fasilitas tersebut digunakan oleh para pelaku ini," kata Candra kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).


Indra Kenz Sempat Gegerkan Netizen Beli Tesla Cash Dini Hari, Rudy Salim: Dia Cicil 10-11 Kali

Ia mengatakan bahwa tim penyidik akan terus mengejar aset Indra Kenz yang belum terlacak. Ia juga berjanji akan memblokir aset Indra Kenz dari investasi bodongnya.

"Tapi kita ini akan menjadi success story kalau kita bisa memblokir, menyita, menghadirkan. Makanya itu PR kami," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Indra Kenz menggunakan aplikasi Zenith sebagai payment gateway. Namun ia menegaskan bahwa aplikasi itu hanya penyedia layanan.

"Jadi sudah ada tiga payment gateway yang kita mintai keterangan ya. Tapi kan dia hanya fasilitas saja, tidak ada keuntungan atau sengaja dalam hal ini, sengaja untuk membantu IK, itu tidak. Dia hanya fasilitas saja," ucapnya.

Indra Kenz Alihkan Aset Puluhan Miliar Rupiah ke Kripto Luar Negeri, Polisi Bakal Bertindak Cepat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati