•  

logo


Dicopot dari Komisaris Anak BUMN, Ketua JoMan: Sangat Bermotif Politik

Immanuel Ebenzer dicopot dari jabatannya sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia, PT Mega Eltra

24 Maret 2022 16:04 WIB

Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer instagram.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenzer dicopot dari jabatannya sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia, PT Mega Eltra. Noel mengaku menerima pencopotan atas dirinya tersebut.

"Apakah saya menerima pencopotan saya? Saya tegaskan saya menerima. Karena menurut saya, jabatan hanya sebuah genggaman tangan, tapi integritas adalah segala-galanya," kata Noel di PT Mega Eltra, Kamis (24/3).

Noel mengaku tidak ingin merusak integritasnya hanya karena sebuah jabatan. Noel mengatakan bahwa tidak mau bernegosiasi terkait jabatan.


JoMan Sebut Pemeriksaan Paksa Haris Azhar dan Fatia Coreng Demokrasi yang Sehat

"Saya tidak mau menggadaikan integritas saya atau bernegosiasi dengan jabatan saya. Saya tidak mau. Jadi saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah mau merusak integritas saya hanya karena sebuah jabatan," ujarnya.

"Saya bilang saya tidak haus jabatan. Jadi jangan kira, karena jabatan saya, saya harus ngemis-ngemis dan lobi-lobi sana-sini untuk tidak dicopot, tidak mungkin. Saya tidak akan melakukan hal itu," imbuhnya.

Noel menyebut pencopotan atas dirinya bermotif politik. Menurutnya, ada pihak di lingkaran Presiden Joko Widodo memiliki dendam kepadanya.

"Karena saya lihat bahwa pemberhentian saya sangat bermotif politik sekali. Karena saya melihatnya ada di lingkaran Presiden yang memiliki dendam dan benci terhadap diri saya," katanya.

Noel mengatakan bahwa ada beberapa kebijakan menteri yang selama ini dia kritik. Menurutnya, ada pihak yang memanfaatkan momen dirinya membela Munarman sebagai alasan untuk pencopotan jabatan.

"Karena ada beberapa kebijakan menteri yang selama ini saya kritik dan mereka mencari momentum, momentumnya paslah kemarin menjadi saksi yang meringankan Munarman. Saksi yang meringankan, bukan saksi yang membebaskan," tuturnya.

"Mereka coba kasih pesan, 'Hei, lihat, kami akan copot kamu' dan itu dibuktikan dengan sekarang saya dicopot. Tapi saya jawab lagi, 'Hei, saya tidak tunduk dan saya tidak mati. Saya tetap berdiri dan tetap mengepalkan tangan saya'. Karena saya bukan orang yang ketika ditekan tunduk, ketika dicopot saya mati. Tidak. Saya akan bangkit dengan kepalan tangan saya. Karena saya tidak akan pernah bisa dibungkam dengan hal murahan seperti ini," sambung Noel.

 

Diberhentikan dari Komut BUMN usai Bela Munarman, Immanuel Ebenezer Duga Ada Dendam di Lingkaran Jokowi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata