logo


Heran Pawang Hujan Dianggap Syirik, Ade Armando: Apa Dalilnya?

Pawang itu tidak meminta sesuatu dari Tuhan yang lain.

24 Maret 2022 15:55 WIB

Ade Armando
Ade Armando twitter.com/adearmando24

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Akademisi Ade Armando menilai tudingan ‘syirik’ terhadap Rara Istiani Wulandari atas ritual mengusir hujan di Mandalika terkesan ngawur. Pawang hujan, menurut dia, hal yang lazim di Indonesia.

“Peristiwa-peristiwa besar di Indonesia kerap menghadirkan pawang. Apa ya dalilnya sehingga kehadiran pawang itu dianggap sebagai syirik,” katanya dalam video di kanal YouTube Cokro TV, dikutip Kamis (24/3).

Ade menjelaskan, pawang itu tak bisa dikaitkan dengan perbuatan syirik. Sebab, lanjut dia, dalam aksinya mereka sama halnya berdoa: berkomunikasi dengan Tuhan.


Hujan di Mandalika Berhenti Bukan karena Rara, BMKG: Durasi Hujan Sudah Selesai

“Tapi kenapa dibilang syirik? Musyrik itu menduakan Tuhan. Sementara pawang itu tidak meminta sesuatu dari Tuhan yang lain,” terangnya.

Menurutnya, hadirnya Rara di MotoGP Mandalika justru membuat Indonesia sangat menarik di mata dunia. “Jadi tidak usah ditanggapi sinis, biasa-biasa ajalah,” pungkasnya.

Aksi Pawang Hujan Lebih Disorot Ketimbang MotoGP-nya, Roy Suryo: Ironis Memang

Halaman: 
Penulis : Iskandar