logo


Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Demokrat: Lebih Baik Dibatalkan Rencana Itu

Jokowi mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran dengan syarat sudah 2 kali vaksinasi Covid-19 dan vaksin booster.

24 Maret 2022 13:59 WIB

Irwan
Irwan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran dengan syarat sudah 2 kali vaksinasi Covid-19 dan vaksin booster. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Irwan, meminta syarat vaksin booster dibatalkan.

"Jika persyaratannya harus booster baru boleh mudik, lebih baik dibatalkan rencana itu. Vaksin pertama saja belum beres, masa rakyat diharuskan booster sebagai syarat perjalanan," kata Irwan dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3).

Menurutnya, pemerintah tidak konsisten dengan kebijakan yang dikeluarkan. Irwan menyebut hal itu membuat rakyat tidak percaya.


Persilahkan Rakyat Mudik, Jokowi: Dengan Syarat Vaksin Booster, Prokes Ketat

"Konsistensi pemerintah sangat buruk. Itu yang membuat masyarakat tidak percaya dengan kebijakan pemerintah. Bahkan saking seringnya inkonsisten pemerintah sendiri suka ragu dengan kebijakannya sendiri," katanya.

Irwan mengatakan bahwa masyarakat harusnya boleh mudik dengan syarat 2 kali vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan.

"Termasuk aturan perjalanan udara, laut, dan darat yang ketat. Yang sudah 2 kali vaksin tidak perlu swab sedangkan yang baru satu kali vaksin tetap swab. Itu lebih adil dan masuk akal bagi rakyat," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi mengizinkan masyarakat untuk mudik dengan syarat sudah menerima 2 kali vaksin dan vaksin booster.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik, dipersilakan, juga diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan sekali booster serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi, Rabu (23/3).

Menkes Pastikan Belum Vaksin Booster Boleh Mudik, Asalkan...

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata