logo


Bila Jadi Menag, Pendeta Saifuddin Ibrahim Bakal Larang Ibadah Haji

Ibadah haji hanya menguntungkan Arab.

17 Maret 2022 17:41 WIB

Pendeta Saifuddin Ibrahim
Pendeta Saifuddin Ibrahim

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendeta Saifuddin Ibrahim menjadi sorotan publik usai mendesak Kemenag untuk menghapus 300 ayat Al-Qur’an karena dianggap berbahaya.

Di luar hal itu, Saifuddin mendukung langkah Menag Yaqut Cholil Qoumas yang membatasi volume pengeras suara di masjid atau musala.

Menurutnya, pemerintah memiliki hak untuk mengatur masyarakatnya. Oleh karena itu, masyarakat tak perlu bereaksi berlebihan terhadap kebijakan pemerintah.


Usai Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus, Pendeta Saifuddin Tantang Duel Mahfud Md

Bahkan bila Saifuddin menjadi Menag, ia akan melarang umat Islam untuk beribadah haji. Sebab, naik haji hanya membuat negara Arab semakin kaya. Sedangkan Indonesia kian miskin.

“Kalau Saifuddin Ibrahim jadi Menteri Agama, program saya lebih jelas lagi. Larang naik haji ke Arab Saudi. Karena hanya menguntungkan Arab. Indonesia miskin, Indonesia susah gara-gara naik haji,” ujarnya dalam video YouTube bertajuk Saifuddin Pengecut, Kabur ke Amerika karena Gonggongan Anjing, dilihat Kamis (17/3).

Selain itu, Saifuddin meminta Menag untuk membenahi kurikulum pesantren. Dia menilai pesantren saat ini cenderung mengajarkan keburukan, menebar doktrin radikal.

“Pesantren-pesantren malah mengajarkan hal-hal yang buruk selama ini. Mengajarkan doktrin radikal itu di Pesantren. Menteri agama harus atur kurikulum pesantren, karena orang-orang keluar dari pesantren langsung jadi radikal,” kata dia.

Pendeta Saifuddin Minta 300 Ayat Alquran Dihapus, Golkar: Mengganggu Kerukunan Umat Beragama

Halaman: 
Penulis : Iskandar