logo


Israel Hadapi Serangan Siber Besar-besaran, Ulah Iran?

Sejumlah situs web milik pemerintah Israel dikabarkan mengalami serangan peretasan, dimana para wartawan lokal meyakini jika serangan tersebut dilakukan oleh Iran

15 Maret 2022 11:30 WIB

Serangan Siber
Serangan Siber RT.com

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Sejumlah situs web milik pemerintah Israel, diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kesehatan, Kehakiman, dan Kesejahteraan Israel, serta kantor perdana menteri, terkena serangan siber.

Surat kabar Israel Haaretz menyebut serangan siber tersebut sebagai yang terburuk yang pernah menghantam negara Yahudi itu. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan situs-situs pemerintah yang menggunakan domain 'gov.il', kecuali lembaga-lembaga pertahanan.

Akses ke beberapa situs yang terkena dampak telah dipulihkan pada Senin malam, tetapi lembaga pertahanan dan Direktorat Siber Nasional Israel telah menyatakan keadaan darurat karena situs-situs penting dan strategis – seperti yang terkait dengan infrastruktur air dan listrik negara itu – dapat juga menunjukkan tanda-tanda peretasan.


Mantan Presiden Ukraina Salahkan Volodymyr Zelensky atas Rusaknya Perjanjian Minsk

Seorang pejabat pemerintah yang tidak disebut namanya mengatakan kepada Haaretz bahwa pemerintah Israel meyakini jika serangan siber tersebut dilakukan oleh sebuah negara atau organisasi besar. Hanya saja, sejauh ini Israel belum bisa mengidentifikasi pelakunya.

Namun, wartawan Israel berspekulasi bahwa Iran-lah yang harus disalahkan atas serangan peretasan tersebut, mengingat Israel dan Iran telah bertahun-tahun terlibat dalam konflik dan saling melancarkan serangan siber. Pada bulan lalu, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran dilaporkan telah melakukan peretasan terhadap kamera CCTV dan database karyawan di pelabuhan Haifa dan Ashdod.

Militer Rusia: Tidak Akan Ada Belas Kasihan bagi Tentara Bayaran Asing

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia