logo


Kecam Serangan Udara terhadap Irak, AS Minta Iran Tanggung Jawab

Washington mengutuk serangan udara Iran di wilayah Erbil, Irak Utara

14 Maret 2022 20:59 WIB

Serangan udara Israel ke sejumlah fasilitas militer Iran di Suriah
Serangan udara Israel ke sejumlah fasilitas militer Iran di Suriah reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengutuk serangan rudal yang dilancarkan oleh militer Iran terhadap wilayah Erbil, di Irak Utara. Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa AS dan sejumlah negara di Timur Tengah akan meminta pertanggung jawaban dari Iran terkait serangan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Sullivan mengatakan AS “mengutuk dengan keras” serangan Iran terhadap “tempat tinggal sipil di Erbil,” yang dia klaim terjadi tanpa “pembenaran apa pun.”

“Amerika Serikat mendukung Perdana Menteri (Irak, Mustafa Al) Kadhimi dan para pemimpin Wilayah Kurdistan, Presiden Nechirvan Barzani, dan Perdana Menteri Masrour Barzani, dalam mengutuk serangan terhadap kedaulatan Irak dan wilayah Kurdistannya,” tambah Sullivan dikutip Russia Today.


AS Diminta Hentikan Serangan Siber terhadap China

Ia menambahkan bahwa AS berjanji untuk “mendukung Pemerintah Irak dalam meminta pertanggungjawaban Iran.”

Sullivan juga mengatakan pemerintah AS akan mendukung “mitranya di seluruh Timur Tengah dalam menghadapi ancaman serupa dari Iran.”

Sebelumnya, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan udara di Irak tersebut dan mengatakan bahwa serangan itu menargetkan “pusat persekongkolan dan kejahatan strategis Zionis.”

Kantor berita milik negara Iran IRNA mengatakan insiden itu adalah pembalasan atas "kejahatan baru-baru ini oleh rezim Zionis palsu" - tampaknya mengacu pada serangan udara Israel baru-baru ini di dekat ibukota Suriah, Damaskus, yang dilaporkan menewaskan dua perwira IRGC dan dua warga sipil.

Pengusaha Rusia Minta Vladimir Putin Hentikan Perang di Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia