logo


Bareskrim Polri Imbau Korban Indra Kenz Bentuk Paguyuban

Agus berharap tidak ada korban yang kelewatan dan tidak kebagian aset yang dikembalikan.

10 Maret 2022 13:45 WIB

Indra Kenz
Indra Kenz twitter.com/indraakenz

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto meminta para korban aplikasi Binomo membentuk paguyuban. Hal itu tujuannya mempermudah proses pengembalian aset.

"Kepada para korban, kami sarankan membentuk paguyuban bersama, jadi jangan mengurus sendiri. Kemudian tunjuk siapa kuasa hukumnya, dan menginventarisir investasi yang mereka sudah lakukan, kemudian secara bersama-sama nanti mengajukan kepada pengadilan agar seluruh aset sitaan nanti akan dikembalikan kepada paguyuban yang dibentuk korban-korban investasi bodong ini," kata Agus dalam jumpa pers di gedung PPATK, Kamis (10/3).

"Kemudian putusan pengadilan akan diberikan dan diputuskan nanti. Apakah uang itu akan diberikan ke mana, nanti kalau tidak disita oleh negara," sambungnya.


Indra Kenz Loyo Kenakan Baju Tahanan, Denny Siregar: Kok Gak Bilang Murah Banget Lagi?

Agus berharap tidak ada korban yang kelewatan dan tidak kebagian aset yang dikembalikan.

"Jadi saya imbau bentuk paguyuban, kemudian diinventarisasi asetnya. Jangan sampai ada yang kelewatan. Karena, kalau kelewatan, karena sampai kalau sudah terbagi dan masih ada korban yang belum kebagian, kan bisa menjadi masalah belakangan," ujar Agus.

Doni Salmanan Menjebak Korban Quotex agar Tak Pernah Menang, Polisi: Ia Dapat 80 Persen dari Kekalahan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata