logo


Singgung Habib Rizieq dan FPI, Cak Imin: Kalau NU, Enak

Cak Imin mengatakan bahwa umat Islam di Indonesia dinilai paling siap menghadapi tantangan zaman

6 Maret 2022 04:27 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar Istimewa

NGAWI, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, bersyukur kasus Covid-19 di Indonesia mulai berkurang. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini berharap pandemi Covid-19 di Indonesia menjadi endemi.

"Hari ini alhamdulillah pandemi sudah mulai berkurang insyaallah sebentar lagi endemi dan berakhir semua virus Corona," kata Cak Imin dalam acara silaturahmi Pondok Pesantren Al-Hidayah Sondriyan, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (5/2).

Cak Imin mengatakan bahwa Indonesia pernah mengalami kondisi darurat karena jumlah fasilitas dan alat kesehatan terbatas.


Ajak Masyarakat Gunakan BBM Oktan Tinggi, Anggota DPRD Banten Ingin Tingkatkan Kualitas Udara

"Hampir sangat terbatas, termasuk masker," katanya.

"Dua masalah besar yang harus diatasi kesehatan kemandirian dalam negeri dan yang kedua adalah ekonominya terus mengalami masa sulit," lanjutnya.

Cak Imin mengatakan bahwa umat Islam di Indonesia dinilai paling siap menghadapi tantangan zaman.

"Sebagai umat terkuat, terkokoh, tersolid di dunia itu Indonesia. Bahkan umat Islam Indonesia dikategorikan paling siap menghadapi tantangan zaman, tantangan global," ucapnya.

Cak Imin mengatakan bahwa para kader Nahdlatul Ulama tidak akan merusak Islam.

"Ini hebatnya para wali. Bela NU otomatis bela Islam, tapi ne ono opo opo terhadap NU gak ngerusak Islam dan gak ngerusak ahli sunnah wal jamaah," ucapnya.

Cak Imin menyinggung Habib Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam (FPI) yang sekarang sudah bubar.

"Beda dengan saudara kita yang sedikit-sedikit bela Islam, bela Islam, ya ne ono masalah sing Islam kena juga. Contohnya Habib Rizieq. Habib Rizieq tuh kurang luar biasa apa? Akhirnya kepentok juga dan menjadi sulit buat FPI, pembela islam kok lemah? Itu bukan pembela namanya," katanya

"Gimana nggak lemah? Sekarang sulit posisinya, bentrok apa segala macem, mengalami bentrokan dengan pemerintah dan seterusnya," tambahnya.

Cak Imin membandingkan dengan NU yang mendukung vaksinasi. Cak Imin mengatakan bahwa pemerintah butuh umat Islam untuk mensukseskan proses pembangunan.

"Kalau NU, enak NU. Dan alhamdulillah vaksinasi di Indonesia nggak akan berhasil tanpa dukungan oleh keluarga besar kita. Makannya pemerintah butuh umat Islam karena umat Islam yang mensukseskan dan menopang lancar dan cepatnya proses pembangunan," ujar Cak Imin.

Tolak Aturan Toa Masjid, Menantu Habib Rizieq: Nggak Perlu Negara Masuk Terlalu Dalam

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata