logo


Pernah Didorong Jabat Presiden 3 Periode, Begini Sikap SBY

SBY disebutkan menolak tawaran itu dengan tegas.

4 Maret 2022 11:47 WIB

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Partai Demokrat bersikukuh menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden sebagai bentuk ketaatan terhadap konstitusi.

Juru Bicara Demokrat, Herzaky Mahendra menceritakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah didorong untuk menjadi Presiden tiga periode. Dorongan itu datang menjelang akhir masa jabatan SBY pada 2014 silam.

“Ketika beliau (SBY) masih menjadi Presiden dan diminta untuk menjabat hingga tiga periode, Beliau menolak dengan tegas,” kata Herzaky, seperti dilansir dari fajar.co.id, Jumat (4/3).


Soal Usulan Penundaan Pemilu, Ketum NasDem: Game is Over

Diketahui, Pemilu merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat sebagaimana tercantum dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 1 ayat 2.

Pada Pasal 22E UUD 45 secara imperatif, pemilihan umum untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden serta DPRD dilakukan setiap lima tahun sekali.

SBY, kata Herzaky, tak mau melangkahi aturan tersebut. “Beliau tidak mau melanggar konstitusi, dia taat kepada konsitusi negara,” tegasnya.

Tingkat Kepuasan terhadap Jokowi Turun, Faldo: Kami Jadikan Kaca

Halaman: 
Penulis : Iskandar