logo


Iran dan Perancis Minta Negosiasi Pemulihan Perjanjian Nuklir Segera Diselesaikan

Iran dan sejumlah negara selama berbulan-bulan telah menggelar proses negosiasi pemulihan perjanjian nuklir Iran 2015 di Vienna, Austria

1 Maret 2022 18:15 WIB

Proses negosiasi pemulihan perjanjian nuklir Iran di Wina
Proses negosiasi pemulihan perjanjian nuklir Iran di Wina Sputniknews

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (28/2) mengatakan bahwa upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dapat berhasil jika Amerika Serikat mengambil keputusan politik untuk memenuhi tuntutan Teheran. Juru bicara kemenlu Iran Saeed Khatibzadeh menyebut negosiasi yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan tersebut saat ini memasuki tahap krusial.

Ia menjelaskan kembali bahwa permintaan yang diajukan oleh Iran diantaranya adalah AS bersedia menghapus sanksi, dan memberikan jaminan bahwa Washington tidak akan keluar dari perjanjian tersebut.

"Mencapai kesepakatan yang baik adalah (sesuatu yang) mungkin," juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan pada konferensi pers mingguan, dikutip Reuters.


Khawatir dengan Invasi China, AS Kirim Delegasi ke Taiwan

"Sekarang atau tidak sama sekali," imbuhnya.

Sementara itu, Kementerian luar negeri Perancis pada Senin menegaskan pentingnya proses negosiasi pemulihan perjanjian JCPOA tersebut dapat diselesaikan pada pekan ini.

"Ada urgensi kritis untuk menyelesaikan negosiasi minggu ini," kata juru bicara Anne-Claire Legendre kepada wartawan dalam briefing harian.

Seperti diketahui, kegagalan negosiasi pemulihan perjanjian nuklir tersebut diyakini bisa memicu terjadinya konflik baru ditengah meningkatnya situasi ketegangan antara Rusia dengan Ukraina dan negara-negara barat.

Kabar Baik, Negosiasi Gencatan Senjata Ukraina-Rusia Berjalan Lancar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia