logo


Minta Kader Pelita Tak Terlibat Kontroversi Penundaan Pemilu, Din Syamsuddin Tegaskan Akan Berjuang Lolos ke Pemilu 2024

Din Syamsuddin mengatakan bahwa partainya saat ini tengah berjuang agar bisa menjadi peserta Pemilu 2024.

1 Maret 2022 10:26 WIB

Din Syamsuddin
Din Syamsuddin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin resmi mendeklarasikan Partai Pelita pada Senin (28/2/2022). Din yang menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawarahan Partai (MPP) Pelita itu  mengingatkan bahwa partainya bukan sekedar partai kader, namun partai dakwah dalam perspektif berbagai agama.

"Dakwah dalam arti menegakkan dan mengamalkan nilai-nilai etika politik keagamaan, bahwa politik bukan hanya sekedar berpolitik tapi politik harus menampilkan etika keagamaan sehingga politik nasional Indonesia adalah politik yang beretika dan beragama," kata Din Syamsuddin alam konferensi pers di Jakarta Barat, Senin (28/2/2022).

"Saya mendorong untuk menjadi partai sejati, maka pada adik-adikku, para politisi Partai Pelita, jadilah politisi sejati," sambungnya.


Ustaz Hilmi Semringah PDIP dan PKS Kompak Tolak Pemilu 2024 Diundur

Mantan Ketum MUI itu mengatakan bahwa partainya saat ini tengah berjuang agar bisa menjadi peserta Pemilu 2024.

"Maka segera setelah ini setelah deklarasi, kita masig menghadapi tantangan yang besar, yang sulit, untuk bisa lolos pada verifikasi faktual dari KPU," tuturnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar kader Pelita tidak terlibat kontroversi penundaan Pemilu yang saat ini tengah menggema. Ia mengatakan apabila Pemilu dilaksanakan sesuai jadwal maka bulan Agustus parta politik sudah bisa mendaftar sebagai peserta pemilu.

"Hanya 5 bulan, maka Partai Pelita enggak usah dulu terlibat dalam kontroversi penundaan pemilu ataupun kemajuannya karena ada juga ide kenapa tidak dimajukan di tahun 2022," tandasnya.

 

Partai Pelita Resmi Deklarasi, Partai Ummat: Selamat Datang Sahabat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati