logo


Soal Pernyataan Jokowi dan Kemlu soal Rusia Vs Ukraina, Fadli Zon: Pemerintah Gamang

Presiden Joko Widodo dan Kementerian Luar Negeri menyatakan sikap tanpa menyebut 'Rusia'

28 Februari 2022 11:15 WIB

otoritasnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo dan Kementerian Luar Negeri menyatakan sikap tanpa menyebut 'Rusia' terkait insiden serangan militer terhadap Ukraina. Politikus Gerindra, Fadli Zon, menilai pemerintah gamang.

"Pemerintah mungkin gamang menghadapi situasi perang di Ukraina," ujar Fadli Zon seperti diberitakan Detikcom, Senin (28/2).

Fadli mengatakan bahwa Rusia dan Ukrainan adalah sahabat Indonesia.


Kritik Kemlu RI Soal Rusia Vs Ukraina, Pakar: Ciderai Kebijakan Politik Bebas Aktif

"Keduanya sahabat Indonesia. Rusia anggota DK PBB yang punya hak veto. Di sisi lain, Ukraina juga dekat dengan kita dan didukung Eropa dan Amerika Serikat," imbuh Fadli Zon.

Sebelumnya, Jokowi melalui akun Twitternya menyatakan sikap terkait kondisi dunia.

"Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia dan membahayakan dunia," cuit akun Twitter Jokowi, Kamis (24/2).

Sedangkan akun Twitter Kemlu juga menyampaikan sikap pemerintah.

"Penghormatan terhadap tujuan dan prinsip piagam PBB dan hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan, penting untuk terus dijalankan. Oleh karenanya, Serangan militer di Ukraina tidak dapat diterima. Serangan juga sangat membahayakan keselamatan rakyat dan mengancam perdamaian serta stabilitas kawasan dan dunia," demikian pernyataan Kemlu RI.

"Indonesia meminta agar situasi ini dapat segera dihentikan dan semua pihak agar menghentikan permusuhan serta mengutamakan penyelesaian secara damai melalui diplomasi. Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah nyata guna mencegah memburuknya situasi," ungkap Kemlu.

Puji Cuitan Jokowi soal Perang, NasDem: Diplomasi Cerdas Pemerintah Indonesia

Halaman: 
Penulis : Admin