logo


Apakah Nasib Freeport Sama Dengan Blok Mahakam? Ini Kata Istana

Pemerintah pasti akan mengambilalih sepenuhnya pengelolaan Blok Mahakam dan tambang emas di Papua

26 Mei 2015 11:40 WIB

Freeport Indonesia
Freeport Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno mengungkapkan, bahwa pihak Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) Tbk sudah pasti akan mengambilalih sepenuhnya pengelolaan Blok Mahakam (Kalimantan Timur/Kaltim) serta pengelolaan tambang emas di Papua yang saat ini dikuasai oleh PT Freeport Indonesia.

"Presiden Joko Widodo menegaskan kembali bahwa pemerintah telah memutuskan pengelolaan Blok Mahakam akan diambilalih oleh pemerintah," ungkap Pratikno seperti dikutip dari siaran persnya di Jakarta, Selasa (26/5).

Seperti diketahui, sampai saat ini Blok Mahakam masih dikelola oleh perusahaan minyak dan gas (migas) asal Perancis, yaitu Total E&P Indonesie dan Inpex Corp. Kontrak pengelolaan kedua perusahaan migas ini akan berakhir pada 2017 nanti.


Inalum: Pembayaran Divestasi 51% Tunggu Freeport Rampungkan Masalah Lingkungan

"Sedangkan untuk Freeport, karena kontraknya baru habis tahun 2021, maka kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menjaga agar secara bertahap kepemilikan Indonesia semakin besar," kata Pratikno.

Selain itu, lanjut Pratikno, mekanisme tersebut juga dilakukan guna menjaga agar manfaat fiskal dan ekonomi untuk Indonesia dari Freeport semakin besar.

Saat ini, menurut Pratikno, Pemerintah tengah melakukan terobosan pengelolaan sumber daya mineral melalui Undang-undang Mineral danBatubara (UU Minerba) untuk mengatur hubungan antara negara dengan Freeport.

"Hubungan yang semula kontrak karya akan diubah menjadi izin usaha pertambangan sehingga posisi Indonesia sebagai negara lebih kuat," ujar Pratikno.

Pratikno juga menambahkan, pemutusan sepihak atas pengelolaan tambang emas dan tembaga di Provinsi Papua tersebut tidak akan menyelesaikan masalah. "Pemutusan sepihak akan memunculkan masalah baru, yakni ekonomi Papua akan terganggu dan masyarakat akan menderita," tutupnya.

Bos Inalum Paparkan Tahapan Akusisi Saham Freeport, Begini Katanya..

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin