logo


Jokowi: Negara Kita Memiliki Risiko Tinggi Bencana, dan Risiko Kedaruratan

Jokowi mengatakan bahwa tantangan dalam menghadapi situasi darurat semakin besar

21 Februari 2022 11:05 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia memiliki risiko tinggi bencana. Jokowi menyebut musibah sulit diprediksi terjadi kapan saja.

"Kita tahu negara kita memiliki risiko tinggi bencana, dan risiko kedaruratan, kecelakaan, bencana alam, dan kondisi-kondisi yang lain yang membahayakan manusia. Musibah yang datangnya sulit diperkirakan, sulit diprediksi bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan bisa menimpa siapa saja," kata Jokowi saat sambutan dalam Rakernas Basarnas seperti disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (21/2).

Jokowi mengatakan bahwa kondisi seperti itu membutuhkan SAR yang cepat dan tanggap. Jokowi mengatakan bahwa tantangan dalam menghadapi situasi darurat semakin besar.


Soal JHT, Presiden Serikat Pekerja Duga Jokowi Beri Lampu Hijau ke Menaker

"Kita perlu tim SAR yang cepat tanggap, yang militan, yang mampu memberikan pertolongan yang cepat dan tepat terhadap kondisi yang memerlukan penanganan khusus bencana tanggap darurat serta yang membahayakan manusia," ujar Jokowi.

"Tantangan kita dalam menghadapi situasi kedaruratan akan semakin besar, tetapi dalam situasi apa pun pelayanan SAR harus sigap dan cepat untuk menyelamatkan setiap jiwa manusia, di mana pun dalam situasi apa pun setiap jiwa harus diselamatkan dari risiko bencana dan kedaruratan lainnya," lanjut Jokowi.

Jokowi Canggung Salaman dengan Petinggi Bank Dunia, Istana Singgung Gaya Diplomasi Presiden

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata