logo


Tokoh Ini Penyebab Hancurnya Industri Tambang Nasional

Peranan tokoh ini sangatlah besar dalam melarang ekspor mineral mentah seperti bauksit

25 Mei 2015 17:17 WIB

Hatta Radjasa ( Via : Istimewa )
Hatta Radjasa ( Via : Istimewa )

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (TRTKM), Faisal Basri menuding, bahwa Hatta Radjasa berada dibalik kerugian yang diderita oleh para pengusaha di sektor tambang. Pasalnya, perusahaan tambang tersebut tidak bisa beroperasi karena tidak memiliki fasilitas pengolahan mineral mentah (smelter) untuk perusahaannya.

Faisal menyebut, peranan Hatta Radjasa dalam melarang ekspor mineral mentah termasuk bauksit sangat besar. Yakni sewaktu masih menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada 2014, berbagai pengkajian mengenai aturan pelarangan ekspor bauksit dibahas di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian dengan berbagai menteri terkait.

Hingga akhirnya, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 1 Tahun 2014 terbit pada tanggal 12 Januari 2014. Aturan Pemerintah inipun membuat industri bauksit nasional hancur lantaran semua perusahaan bauksit tak lagi diperbolehkan mengekspor bauksit yang merupakan bahan mentah pembuatan aluminium.


Harga Batu Bara Kalori Tinggi Menurun, PT Bukit Asam Tetap Pertahankan Target Produksi

Pelarangan ekspor bauksit itu merupakan permintaan perusahaan aluminium terbesar Rusia, yaitu UC Rusal, yang saat itu berencana menanamkan investasinya di Indonesia untuk membuat pabrik pengolahan bauksit di Kalimantan. Sehingga, harga alumina Rusal di dunia internasional pun melonjak naik.

"Rusal itu tahun 2007 sudah pernah MoU dengan Antam buat smelter, tetapi tidak jadi. Lalu pada 2014 buat lagi MoU dengan Suryo Sulisto. Setelah itu Pemerintah dengan gagah berani memenuhi syarat Rusal untuk melarang ekspor. Sekitar 40 juta ton bauksit hilang di pasaran sehingga harga naik dan saham Rusal naik, untungnya ratusan juta dollar," jelas Faisal.

Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin