logo


Pemerintah Dituding Faisal Basri Biang Keladi Minyak Goreng Langka, Ruhut Sitompul Marah Besar

Ruhut menyebut Faisal provokator berkedok pengamat.

18 Februari 2022 13:50 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus PDIP Ruhut Sitompul geram pemerintah dituding sebagai biang keladi atas langkanya minyak goreng oleh ekonom senior Faisal Basri. Menurutnya, kritik Faisal terhadap pemerintah sejauh ini terkesan tidak membangun, selalu bernada provokatif.

“Ini ngakunya pengamat faktanya kelakuannya provokator,” cuitnya di akun Twitter @ruhutsitompul, Jumat (18/2).

Ruhut menilai ulah Faisal merecoki pemerintah didasari rasa ‘sakit hati’, apalagi ia tak masuk dalam jajaran kabinet maupun diberi jabatan tertentu.


Rocky Gerung Tuding Jokowi dan PDIP Pelihara Islamofobia, Budiman Sudjatmiko: Rusak Nalarnya Orang Ini

Sebelumnya, pengamat kebijakan publik Faisal Basri menyebut pemerintah merupakan biang keladi atas kelangkaan kelangkaan minyak goreng.

Faisal menilai kebijakan yang tidak tepat mengakibatkan penyerapan CPO yang sebelumnya didominasi industri pangan beralih ke industri biodiesel.

"CPO jual ke perusahaan minyak goreng harganya menggunakan harga domestik, tetapi kalau jual ke perusahaan biodiesel harganya internasional. Otomatis pilih biodiesel,” ucapnya dalam diskusi virtual, Rabu (16/2).

“Siapa itu yang buat seperti itu? Ya pemerintah. Jadi biang keladi yang bikin kisruh minyak goreng ini adalah pemerintah," tegasnya.

Habib Jafar Serukan Umat Gulingkan Jokowi, Ruhut Sitompul ke Mabes Polri: Segera Ditindak, Jangan Nunggu Minta Maaf

Halaman: 
Penulis : Iskandar