logo


Ajak Masyarakat Vaksin Booster, Wagub Jabar Ingin Pandemi Covid-19 Cepat Selesai

Uu percaya bahwa dengan melakukan ikhtiar ini, pandemi Covid-19 di Indonesia akan dapat ditangani dan diselesaikan.

16 Februari 2022 19:02 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Dok. Humas Pemprov Jawa Barat

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Ditengah kemelut meningkatnya pasien positif Covid-19 varian Omicron, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Jawa Barat untuk melakukan vaksin booster atau vaksin ketiga. Uu percaya bahwa dengan melakukan ikhtiar ini, pandemi Covid-19 di Indonesia akan dapat ditangani dan diselesaikan.

“Negara-negara yang vaksinnya maksimal, serangan gelombang ketiga juga tidak berdampak begitu hebat. Maka, ikhtiar pemerintah Provinsi Jawa Barat pun seperti itu, biar corona habis, Jawa Barat bisa melakukan kegiatan seperti biasa terutama ekonomi berjalan dengan baik,” ujar Uu setelah mengikuti acara Pembukaan Peluncuran Satu Juta Vaksin BPBD Provinsi Jawa Barat di Dome Bale Rame Jl. Alafthu Pamekaran, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (16/2).

Dengan adanya acara satu juta vaksin ini, Uu berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang sudah menyediakan fasilitas dan juga IPI Jabar yang telah membantu kegiatan ini berjalan dengan lancar. UU berharap masyarakat Jawa Barat memanfaatkan kegiatan ini agar semua masyarakat dapat divaksin dan menekan laju penyebaran Covid-19.


Wagub Jabar Berencana Membuat Desa Jati Jadi Desa Wisata Ikan

“Ini adalah keinginan supaya masyarakat semangat divaksin bukan hanya seremonial saja,” jelas Uu kepada wartawan.

Ia pun menjelaskan bahwa memang telah terjadi peningkatan kasus COVID-19 di Jawa Barat, namun Uu memastikan bahwa kali ini tidak akan sama seperti di gelombang kedua. Karena ia percaya bahwa Nakes Jawa Barat sudah cukup ahli untuk menangani kasus COVID-19, pemerintah pun sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk dan masyarakat yang sudah tidak panik seperti sebelum-sebelumnya.

“Kemarin sudah hampir nihil di setiap Kabupaten, tapi memang BOR meningkat di beberapa wilayah seperti BoDeBek dan Bandung Raya. Kabupaten-kabupaten di sisi (samping) tidak ada yang signifikan,” ucap Uu.

Tidak hanya itu, Uu pun menjelaskan bahwa telah terjadi penurunan angka pasien COVID-19 di Jawa Barat yang awalnya terdapat 7-8 ribu pasien dalam sehari, kini sudah kembali menurun. Namun, meski saat ini BOR di Jawa Barat berada di 44.67%, Uu mengatakan bahwa hal ini masih tidak cukup aman, sehingga masyarakat perlu meningkatkan penggunaan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi yang kumplit juga booster.

Wagub Jabar Ingin Siswa di Jawa Barat Tidak Hanya Mengandalkan Ijazah dalam Kehidupannya Sehari-hari

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata