logo


Komnas HAM Sebut Korban Meninggal di Kerangkeng Bupati Langkat Lebih dari 3 Orang

Komnas HAM masih mendalami kasus tersebut

7 Februari 2022 15:26 WIB

Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin
Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin Dok Diskominfo Langkat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komnas HAM mengatakan bahwa kasus kematian di kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin diduga lebih dari tiga orang.

"Lebih dari tiga (yang meninggal). Iya (masih didalami)," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, di Gedung Merah Putih KPK, Senin (7/2).

Anam mengatakan bahwa Komnas HAM masih mendalami adanya dugaan jumlah orang tewas lebih dari tiga orang.


11 dari 48 Penghuni Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Negatif Narkoba, Ini Kata BNN

"Termasuk juga ada hilangnya nyawa, kalau kemarin Sabtu, Minggu kemarin lebih dari satu, ya terus sekarang dibilang tiga," kata Anam.

"Sebenarnya angka tiga itu angka Sabtu kemarin itu yang kami bilang lebih dari satu, dan saat ini kami sedang mendalami lagi, karena potensial juga nambah," sambungnya.

Sebelumnya, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto bicara soal adanya korban meninggal pada kerangkeng yang ditemukan di rumah Terbit Rencana Perangin Angin.

"Ya nanti akan diusut tuntas juga terkait dengan beberapa kasus kematian yang ditemukan," kata Agus du Polda Sumut, Jumat (4/2).

"Tadi laporan ada tiga kalau nggak salah. Ada tiga kasus. Ada yang kejadian tahun 2015, ada kejadian yang tahun 2021 namun pada prinsipnya kita arahkan kepada penyidik untuk mengusut tuntas semua kejadian itu," ujar Agus.

Kasus Kerangkeng Bupati Langkat Segera Naik Tahap Penyidikan, LPSK Siap Beri Perlindungan ke Korban

Halaman: 
Penulis : Admin