logo


Palsukan Informasi Tingkat Emisi Gas, Mercedes-Benz Didenda USD 16,7 Juta

Pemerintah Korea Selatan menjatuhkan denda terhadap Mercedes-Benz karena telah memalsukan informasi terkait tingkat emisi gas pada mobil diesel-nya

7 Februari 2022 16:00 WIB

Ilustrasi Mercedes Benz.
Ilustrasi Mercedes Benz. shutterstock

SEOUL, JITUNEWS.COM - Komisi Perdagangan Korea Selatan (FTC) pada Minggu (6/2) mengungkap bahwa perusahaan otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz, sudah memberikan informasi palsu tentang tingkat emisi gas kendaraan dieselnya dan memerintahkan perusahaan tersebut untuk memperbaikinya serta membayar denda sebesar 20,2 miliar won atau setara dengan US$ 16,87 juta.

"Meskipun Mercedes-Benz mengklaim bahwa itu hanya menggunakan frasa khas tentang kinerja terkenal dari perangkat mitigasi emisi, menyembunyikan implementasi yang disengaja dari perangkat lunak ilegal dan mengklaim kendaraannya melakukan yang terbaik tidak berlebihan dan penipuan," kata FTC, seperti dikutip Yonhap.

FTC menambahkan bahwa tindakan tersebut melanggar undang-undang dan menipu pelanggan.


Lukashenko Akan Tetap jadi Presiden sampai Kondisi Belarus Stabil

"Praktik seperti itu akan atau dikhawatirkan akan merusak tatanan pasar yang adil dengan mencegah konsumen membuat keputusan yang wajar," kata komisi tersebut.

Lebih lanjut, FTC menduga Mercedes-Benz telah menginstal perangkat lunak ilegal di kendaraannya sehingga perangkat mitigasi polusi menunjukkan tingkat emisi gas yang lebih rendah.

Tahun lalu, FTC juga sudah menjatuhkan sanksi denda terhadap sejumlah pabrikan otomotif, seperti Audi-Volkswagen Korea, Nissan Motor, Stellantis Korea, dan Porsche AG, karena melakukan kecurangan terkait tingkat emisi gas yang dihasilkan.

Amerika Serikat Khawatir dengan Menguatnya Hubungan Diplomatik Rusia-China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia