logo


Bakal Gugat UU IKN ke MK, Din Syamsuddin: Setelah Masuk ke Lembaran Negara

Din mengatakan bahwa pihaknya akan mengutus advokat untuk mendampingi gugatan pihaknya ke MK

2 Februari 2022 15:30 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM -Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan bahwa dirinya bersama sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam wadah bernama Komite Penegak Konstitusi akan menggugat Undang-undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Meski demikian, ia menyebut gugatan tersebut akan dilayangkan setelah UU IKN diundangkan dan masuk dalam lembaran negara.

"Tetap akan menggugat UU IKN [ke MK]. Kami memilih waktu setelah UU IKN diundangkan atau masuk ke dalam lembaran negara," kata Din dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (2/2/2022).


PDIP Ajukan Ahok Jadi Kepala IKN, Roy Suryo: Partai Terbesar kok Hanya Bisa Calonkan Mantan Napi

Din menyebut ada sejunlah tokoh yang tergabung dalam Komite Penegak Konstitusi. Mereka antara lain, Sri Edi Swasono, Azyumardi Azra, Faisal Basri, Didin Damanhuri, Muhammad Said Didu, Muhammad Fadhil Hasan, Widi Pratikto, Daniel Rasyid, Anthony Budiawan dan Sabriati Aziz. Lalu, terdapat nama Marfuah Mustofa, Syeh Abubakar dan Hatta Taliwang.

Din mengatakan bahwa pihaknya akan mengutus advokat untuk mendampingi gugatan pihaknya ke MK. Ia menyebut advokat yang akan mendampingi Komite Penegak Konstitusi salah satunya yaitu Ahmad Yani.

"Komite juga bekerja sama dengan berbagai elemen/kelompok yang juga menggugat UU IKN tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tidak tepat proyek pemindahan ibu kota negara dilakukan pada masa pandemi. Ia khawatir akan timbul masalah baru dari proyek itu.

Soal IKN, Ketua KPK: Kita Tidak Pernah Berkeberatan Pindah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati