logo


Kesal Hotline Minyak Goreng Tak Bisa Dihubungi, Eko Patrio: Jangan-jangan Kemendag Pencitraan

Eko Patrio curiga Kementerian Perdagangan tengah melakukan pencitraan.

31 Januari 2022 16:30 WIB

Politikus PAN Eko Patrio.
Politikus PAN Eko Patrio. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengaku kesal dengan hotline atau nara hubung Kementerian Perdagangan terkait minyak goreng yang tidak dapat dihubungi. Ia pun curiga Kementerian Perdagangan tengah melakukan pencitraan.

"Ini hotline-nya masalah pak. Bukan hanya pupuk yang masalah hotline-nya, tapi hotline minyak goreng juga masalah. Dihubungi berkali-kali gak bisa ini pak. Ini saya lihat, jangan-jangan ini pencitraan lain. Saya sedih sekali masa kementerian bapak harus pencitraan juga," kata Eko dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI, Senin (31/1/2022).

Eko mengatakan bahwa bukan dirinya saja yang susah menghubungi hotline minyak goreng, namun juga masyarakat luas.


Soal Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, DPR: Beratkan Masyarakat Bawah

"Hotline ini yang ngomong bukan seorang Eko Patrio aja nih pak. Tapi temen-temen yang bertanya 'Pak Eko kan di Komisi VI tolong dikomunikasikan karena hotline tidak nyala Pak' Jadi tidak hanya sambung ke saya atau bapak saja, jadi bisa sambung ke semuanya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa lembaganya tidak melakukan pencitraan. Ia menyebut hotline ditujukan kepada distributor maupun toko yang menjual minyak goreng.

"Jadi minta maaf ini pak, jadi mesti fair dulu, tidak ada kami pencitraan," ujar Luthfi.

"Hotline ini ada tiga mulai dari nomor telepon, whatsapp, dan zoom, ketiganya nyala pak. Ini bukan untuk ibu-ibu atau untuk konsumen pak Eko. Ini untuk distributor dan yang punya toko seperti retail modern," sambungnya.

 

Subsidi Minyak Goreng Rp 14 Ribu Disebut Sia-sia, YLKI: Jadi Kebijakan Anti Kompetisi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati