logo


Kritik Wacana Pemetaan Masjid untuk Cegah Terorisme, Ustaz Hilmi: Kurang Bijaksana

Langkah itu sama saja menempatkan Islam sebagai pihak tertuduh.

29 Januari 2022 15:24 WIB

UAS dan Hilmi Firdausi (kanan)
UAS dan Hilmi Firdausi (kanan) twitter.com/hilmi28

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pendakwah kondang Ustaz Hilmi Firdausi mengkritik keras wacana pemetaan masjid sebagai upaya pencegahan tersebarnya paham terorisme. Dia menilai langkah tersebut cenderung menyudutkan umat Islam.

Ustaz Hilmi mengatakan pemetaan masjid itu seolah menempatkan Islam sebagai sumber penyebaran radikalisme. Dia lantas mempertanyakan apakah pemetaan juga diterapkan di tempat ibadah agama lain.

“Setelah masjid & ponpes dipetakan, apa ada rencana mau dilakukan juga pemetaan terhadap tempat ibadah & sekolah agama lain?,” cuitnya di akun Twitter @hilmi28, Sabtu (29/1).


Soal 198 Pesantren Terpapar Terorisme, Persis: BNPT Harus Buka Datanya

Orang dekat Ustaz Abdul Somad (UAS) itu tak membantah bila radikalisme destruktif perlu dicegah. “Namun menempatkan Islam, muslim, masjid, ponpes selalu sebagai pihak tertuduh juga kurang bijaksana,” tuntas Ustaz Hilmi.

Seperti diketahui, wacana pemetaan terhadap masjid untuk mencegah penyebaran paham terorisme disampaikan oleh Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri Brigjen Umar Effendi.

Hal itu menyusul adanya 198 pesantren yang terafiliasi jaringan teroris, sebagaimana disebutkan oleh Kepala BNPT Boy Rafli Amar.

Kritik Pemetaan Masjid untuk Cegah Terorisme, JK: Tak Ada Pengacau Negara Lewat Masjid

Halaman: 
Penulis : Iskandar