logo


Menhan AS Bilang Konflik dengan Rusia Tak Bisa Dihindari

Menteri Pertahanan AS mengatakan bahwa meski masih ada waktu dan ruang untuk menggelar diplomasi, namun konflik negara-negara barat dengan Rusia tidak dapat dihindari

29 Januari 2022 14:30 WIB

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin reuters

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan bahwa AS dan NATO tidak bisa menghindari konflik dengan Rusia.

"Konflik (dengan Rusia) tidak bisa dihindari, masih ada waktu dan ruang untuk diplomasi," kata Austin, berbicara pada briefing di Washington pada hari Jumat (28/1), dikutip Sputniknews.

"Amerika Serikat sejalan dengan sekutu dan mitra kami telah menawarkan Rusia jalan keluar dari krisis dan menuju keamanan yang lebih besar, dan Departemen Pertahanan akan terus mendukung upaya diplomatik itu," tambahnya.


Inggris Bakal Berulang Kali Menyesal Keluar dari Uni Eropa

Kepala Pentagon tersebut menekankan bahwa pasukan AS sejauh ini belum diberangkatkan ke Ukraina, dan menyarankan agar Washington tetap berkomitmen untuk memberikan berbagai bentuk "bantuan keamanan" kepada Kiev, termasuk lebih banyak bantuan militer daripada sebelumnya.

“Ada kontingen kecil penasihat dan pelatih AS dan NATO saat ini di Ukraina. Amerika Serikat tidak memiliki sistem senjata tempur ofensif, atau pasukan atau pangkalan permanen di Ukraina. Peran kami terbatas karena kami membantu melatih, memberi saran, dan membantu dengan taktik, teknik, dan prosedur," Ketua Kepala Gabungan Mark Milley, yang ikut serta dalam pengarahan tersebut.

Kepala Pentagon mengklaim bahwa Rusia kini telah mengumpulkan kemampuan militer untuk menyerang Ukraina.

"Meskipun kami tidak percaya bahwa Presiden Putin telah membuat keputusan akhir untuk menggunakan kekuatan ini melawan Ukraina, dia jelas sekarang memiliki kemampuan itu, dan ada beberapa opsi yang tersedia baginya termasuk merebut kota dan wilayah penting, tetapi juga tindakan pemaksaan atau tindakan politik provokatif seperti pengakuan wilayah yang memisahkan diri," kata Austin.

Menteri Luar Negeri Rusia: Moskow Tidak Menginginkan Perang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia