logo


Soal Korupsi di Bawah Rp50 Juta Cukup Balikin Uang, Pakar: Akan Timbul Budaya Korupsi Baru

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan bahwa penindakan kasus korupsi di bawah Rp50 juta bisa diselesaikan dengan pengembalian kerugian negara

28 Januari 2022 22:26 WIB

Ilustrasi korupsi. Sumber: america.gov
Ilustrasi korupsi. Sumber: america.gov

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan bahwa penindakan kasus korupsi di bawah Rp50 juta bisa diselesaikan dengan pengembalian kerugian negara. Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Feri Amsari, menilai rencana Jaksa Agung tersebut tidak masuk akal.

Menurut Feri, jika koruptor tersebut dibiarkan maka akan timbul budaya korupsi baru.

"Jika koruptor Rp50-an juta dibiarkan melenggang, maka akan timbul budaya korupsi baru. Selama cuma Rp50 juta tidak korupsi, maka orang akan bersama-sama korupsi di bawah Rp50 juta," kata Feri, Jumat (28/1).


Arteria Dahlan: Saya Bantu Institusi Kejaksaan dan Jaksa Agung Bahwa Tidak Ada Sunda Empire

Feri tidak menduga Burhanuddin memikirkan hal itu. Menurutnya, aparat penegak hukum harusnya tidak mengeluarkan pernyataan yang kontraproduktif.

"Bahkan harusnya tidak melintas di alam pikiran Jaksa Agung," kata Feri.

Sebelumnya, Burhanuddin mengatakan bahwa penindakan pelaku tindak pidana korupsi dengan kerugian negara di bawah Rp50 juta bisa diselesaikan dengan pengembalian kerugian.

"Sedangkan untuk perkara tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara, Kejaksaan Agung telah memberikan imbauan kepada jajaran untuk tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp 50 juta untuk bisa diselesaikan cara pengembalian kerugian keuangan," kata Burhanuddin dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Kamis (27/1).

Soal Korupsi di Bawah Rp50 Juta Cukup Kembalikan Uang, KPK: Penegak Hukum Tidak Bisa Berkreasi

Halaman: 
Penulis : Admin