logo


Kritik Pemetaan Masjid untuk Cegah Terorisme, JK: Tak Ada Pengacau Negara Lewat Masjid

JK menyanyangkan sikap Polri yang memetakan tempat tinggal yang menjadi sarang terorisme

28 Januari 2022 20:18 WIB

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, saat memberikan pernyataan resmi di acara Delegasi Indonesia pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2019, di Jenewa, Swiss, Rabu (15/5)
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, saat memberikan pernyataan resmi di acara Delegasi Indonesia pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2019, di Jenewa, Swiss, Rabu (15/5) Kemlu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) mengkritik rencana Polri yang akan memetakan masjid dalam upaya mencegah penyebaran terorisme. Ia menegaskan tidak pernah ada pengacau negara melalui masjid.

"Tidak ada yang pernah mengacau negara itu lewat masjid. Tak pernah ada di baiat di masjid, macam-macam," kata JK usai salat Jumat dan silaturrahmi dengan Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islam di Makassar, Jumat, (28/01/2021).

JK menyanyangkan sikap Polri yang memetakan tempat tinggal yang menjadi sarang terorisme. Ia pun meminta Polri memeriksa rumah kontrakan yang menurutnya selama ini menjadi tempat tinggal para teroris.


Din Syamsuddin Bakal Gugat RUU IKN, JK: Pemindahan Ibu Kota Bagus Beri Otonomi Daerah yang Lebih Baik

"Kalau masalahnya begitu. Periksa semua rumah-rumah kontrakan," ujarnya.

Mantan Wakil Presiden itu juga menyinggung terkait penceramah di masjid. Menurutnya, apabila ada penceramah yang mengkritik pemerintah maka penceramah itu sedang mengajak ke arah yang leih baik bukan untuk meruntuhkan negara.

"Kalau ada yang mengkritik itu saya yakin sifatnya untuk amar makruf nahi mungkar. Bukan dalam rangka meruntuhkan negara," lanjutnya.

Soal 198 Pesantren Terpapar Terorisme, Persis: BNPT Harus Buka Datanya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati