logo


Edy Mulyadi Kritik Pemindahan Ibu Kota, Dewi Tanjung: Kalau Gak Ngerti Apa-apa Jangan Banyak Bicara!

Kritik Edy dinilai didasari kebencian terhadap pemerintah.

27 Januari 2022 18:24 WIB

Dewi Tanjung
Dewi Tanjung twitter.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi PDIP Dewi Tanjung turut bereaksi terhadap kritikan Edy Mulyadi atas wacana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurut Dewi, literatur sejarah Edy sangat minim. Pasalnya, pemindahan IKN sudah digagas sejak dulu.

“Zamannya Soeharto itu mau dipindahin ke Jonggol, waktu zaman Soekarno juga mau dipindahin ke Kalimantan,” ujarnya, seperti dilihat dalam video unggahan akun Twitter @RonaldLampard8, Kamis (27/1).

Oleh karenanya, Dewi meminta Edy tak banyak bicara soal pemindahan ibu kota jika minim pengetahuan. Dia juga menuding eks caleg PKS di Pemilu 2019 itu hanya mengkritik berlandaskan kebenciannya terhadap pemerintah.


Soal Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, PDIP: Beliau Punya Kepemimpinan yang Cukup Baik

“Kau cerdas dikit Edy Mulyadi. Kalau kau gak ngerti apa-apa jangan banyak bac*t kau. Gini nih, caleg gagal dari PKS, dianya sakit dan dia selalu membenci pemerintahan yang sah,” ujar Dewi.

“Pantas kau kalah (Caleg) Edy karena memang kualitas kau itu rendah. Gak ada cerdas-cerdasnya kau!” tegasnya.

Sesalkan Edy Mulyadi Dipolisikan, Novel PA 212: Jelas Membela Rakyat Kalimantan

Halaman: 
Penulis : Iskandar