logo


Sesalkan Edy Mulyadi Dipolisikan, Novel PA 212: Jelas Membela Rakyat Kalimantan

Edy Mulyadi dinilai membela Tanah Air Indonesia lewat pernyataannya yang menggebu.

27 Januari 2022 17:09 WIB

Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin.
Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menilai Edy Mulyadi tidak selayaknya diproses hukum terkait pernyataannya soal Kalimantan. Pasalnya, ucapan Edy itu berada dalam konteks mengkritik pemerintah pusat terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara dan membela masyarakat Borneo.

Ketimbang mengurusi Edy, kata Novel, sebaiknya pihak kepolisian melanjutkan pemeriksaan terhadap Denny Siregar yang jelas melakukan ujaran kebencian. Diketahui Denny pernah dilaporkan atas pernyataan yang dinilai menghina santri Tasikmalaya.

“Edy Mulyadi jelas justru membela Tanah Air Indonesia umumnya dan membela rakyat Kalimantan khususnya,” kata Novel Bamukmin, seperti dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis (27/1).


Ruhut Sitompul Pengin Edy Mulyadi Segera Dijebloskan ke Penjara

Menurut Novel, ujaran kebencian yang dilakukan Denny sangat jelas karena menyinggung simbol atau lambang agama tertentu.

Oleh karena itu, Novel berharap pihak kepolisian lekas menindaklanjuti kasus Denny Siregar secepat penanganan terhadap Edy Mulyadi.

“Beda dengan Denny Siregar dugaan unsur sara dan ujaran kebencian di depan umum melalui media elektronik sangat kuat karena yang disinggung suatu kelompok atau lambang, simbol agama,” pungkasnya.

Proses Hukum Edy Mulyadi Kilat, Novel PA 212 Minta Polisi Tuntaskan Kasus Denny Siregar Dulu

Halaman: 
Penulis : Iskandar