logo


Presiden Erdogan Minta Rusia Tak Invasi Ukraina

Presiden Turki meminta Rusia untuk tidak menginvasi Ukraina dengan mengatakan bahwa tindakan itu tidak bijaksana

27 Januari 2022 14:45 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin Al Jazeera

ISTANBUL, JITUNEWS.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (26/1) meminta Rusia untuk tidak melakukan invasi militer terhadap Ukraina.

Dalam sebuah wawancara dengan NTV, Erdogan mengatakan dia telah mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk berkunjung ke Turki di bawah proposal untuk menggelar diplomasi dan jalan keluar dari situasi ketegangan di perbatasan Ukraina.

Erdogan juga mengatakan sangat perlu menggelar dialog komprehensif untuk membahas beberapa masalah keamanan Rusia dan yang juga menjelaskan kepada Moskow bahwa beberapa tuntutannya kepada NATO tidak masuk akal.


Rusia Sudah Terima Tanggapan Tertulis dari AS soal Jaminan Keamanan

“Saya berharap Rusia tidak akan melakukan serangan bersenjata atau menduduki Ukraina. Langkah seperti itu tidak akan menjadi tindakan yang bijaksana bagi Rusia atau kawasan,” katanya, dikutip Al Arabiya.

“Ada kebutuhan untuk dialog yang akan mendengarkan Rusia dan menghilangkan masalah keamanan mereka yang wajar,” tambahnya.

Turki sendiri memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Ukraina dan Rusia.

Turki berada di pihak berseberangan dengan Rusia dalam konflik Suriah dan Libya. Turki juga mengecam invasi Rusia ke semenanjung Krimea pada tahun 2014. Meski demikian, Turki masih memiliki kerjasama yang kuat dengan Rusia di beberapa bidang, termasuk sektor pertahanan dan energi.

"Saya ulangi bahwa kami siap melakukan apa pun yang diperlukan dan saya menyampaikan pesan ini kepada Presiden Putin dan Presiden (Volodymyr) Zelenskiy," kata Erdogan.

“Saya pikir kedua negara menyadari ketulusan dan niat baik Turki,” lanjutnya.

 

Ingin Kalahkan Tesla, General Motors Bakal Tingkatkan Investasi hingga USD 6,6 Miliar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia