logo


PKS Minta Gelora Cari Suara di Kolam Berbeda, Fahri Hamzah: Terkesan Ada Penyesalan dan Ketakutan

Fahri Hamzah meminta PKS meningkatkan kinerjanya

27 Januari 2022 13:33 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri yang meminta Partai Gelora mencari suara di 'kolam' berbeda. Menurutnya, pernyataan itu mengandung pesan penyesalan dan ketakutan.

"Terkesan di dalamnya ada penyesalan sekaligus ketakutan sehingga misleading, menganggap pemilu seperti memancing ikan. Partai dianggap tukang pancing serta rakyat dianggap ikan," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Fahri menilai PKS tengah mengalami kegalauan. Ia menyebut PKS memiliki jumlah kursi yang banyak di parlemen namun tidak bisa berbuat apa-apa.


Realistis Nyapres Butuh Popularitas, Salim Segaf: Jadi Kita Dorong Poros Ketiga

"Seperti kita duga, memang di PKS mengalami kegalauan yang masif, dari Majelis Syuro sampai struktur, tentang bagaimana menghadapi masa depan. Satu sisi sebagai partai yang sudah punya 50 kursi di DPR dan ribuan kursi di seluruh Indonesia, tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mengatakan bahwa kami kecil dan tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.

"Akhirnya kegalauan itu ditumpahkan ke Partai Gelora karena ketakutan bahwa Partai Gelora kan makin populer," sambung Fahri.

Lebih lanjut, Fahri meminta PKS meningkatkan kinerjanya. Apalagi, kata dia, PKS memiliki suara di parlemen yang dijamin undang-undang.

"Saya berharap PKS memperbaiki kinerjanya di legislatif dan berhenti berapologi seolah 50 kursi tidak bisa berbuat apa-apa. Padahal 50 kursi itu 50 orang yang diberi fasilitas dan kekebalan oleh rakyat untuk berbicara menggunakan hak-haknya yang kuat dari hak bertanya sampai hak untuk menyatakan pendapat tanpa takut terancam pidana dan terkena UU ITE seperti yang dialami oleh rakyat," pungkasnya.

PKS Perkenalkan Dewan Pakar Kristiani, PSI Berharap Bukan Gimmick Politik

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati