logo


Ragu Sirkuit Formula E Rampung 3 Bulan, Ketua DPRD DKI: Aspalnya Bisa Terlepas, Bahayakan Orang

Ketua DPRD DKI sebut waktu ideal untuk membangun sirkuit yang layak digunakan yaitu satu hingga dua tahun

27 Januari 2022 06:00 WIB

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Dok. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaku ragu pembangunan sirkuit balap Formula E di Ancol akan selesai dalam waktu tiga bulan. Hal tersebut, ia sampaikan berdasarkan pengalamannya dalam menangani proyek serupa.

"Sampai hari ini, mungkin ya pemikiran pribadi saya, lelang buat sirkuit saja gagal, dia targetkan tiga bulan. Saya hari ini masih jadi pembalap, saya tahu dunia itu, enggak bisa semata-mata tiga bulan saya jadikan sirkuit," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Prasetio yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Mandalika Grand Prix Association (MGPA) itu mengatakan bahwa pembangunan sirkuit Formula E tidak oleh asal-asalan. Ia khawatir sirkuit yang dibangun asal-asalan hanya akan membahayakan nyawa.


Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal, PSI Minta Anies Baswedan Buka Suara

"Enggak sembarangan landasan dibuat tiga bulan jadi, tiba-tiba enggak ada suaranya belok bunyinya itu, aspalnya terlepas, kan membahayakan orang. Dan masih ada satu tahapan lagi yang harus dilalui oleh yang namanya sirkuit itu bisa dipakai dan layak dipakai," jarnya.

"Nah ini kan enggak dipikirkan dia, jangan emosionalnya lah yang dipakai gitu. Ini sangat membahayakan karena ini membawa nama negara yang kebetulan ada di Jakarta kan gitu," sambungnya.

Ia mengaku tidak yakin pembangunan sirkuit Formula E di Ancol selesai dalam waktu tiga bulan. Menurutnya, waktu ideal untuk membangun sirkuit yang layak digunakan yaitu satu hingga dua tahun.

"Enggak lah, saya ini Adviser Consultan Mandalika. Saya tahu, jadi buat trek balap bukan kayak buat lintasan tamiya. Enggak rasional dengan tiga bulan dibangun, rasionalnya dua tahun, harus yang matang," pungkasnya.

 

Soal Sumur Resapan Jadi Kolam Lele, Wagub DKI: Ada Kekurangan Kita Perbaiki

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati