logo


Austria Minta Uni Eropa Tak Jatuhkan Sanksi terhadap Jalur Pipa Gas Rusia

Jalur pipa Nord Stream 2 yang menghubungkan Rusia dengan Jerman melalui Laut Baltik sudah selesai dibangun pada September 2021 kemarin

26 Januari 2022 21:46 WIB

Jalur pipa gas Nord Stream 2
Jalur pipa gas Nord Stream 2 istimewa

WINA, JITUNEWS.COM - Pipa gas Nord Stream 2 yang belum diluncurkan bukanlah satu-satunya tuas yang dapat ditarik Eropa untuk menghukum Rusia jika terjadi agresi terhadap Ukraina, tetapi keamanan bersama di benua Eropa membutuhkan kerja sama yang erat dengan Moskow. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Austria Alexander Schallenberg pada Rabu (26/1).

"Pipa belum mulai beroperasi, dan gas belum dipompa," kata Schallenberg kepada saluran ORF Austria, seraya menambahkan bahwa "Jika kami bermaksud untuk menanggapi agresi militer Rusia terhadap Ukraina ... kami memiliki tuas lain yang ingin kami gunakan."

Sang menteri menyarankan agar tidak mengikat hubungan ekonomi Eropa-Rusia ke Nord Stream 2 secara eksklusif dan menambahkan bahwa Eropa "sedang mengerjakan paket ekstensif sanksi ekonomi dan keuangan yang menyakitkan."


Sebut Ukraina Dibanjiri Senjata AS dan NATO, Rusia Merasa Terancam

Schallenberg mengatakan bahwa baik Rusia dan Eropa dapat mencapai "stabilitas dan keamanan berkelanjutan di Eropa" tidak bisa terlepas dari satu pihak dengan pihak lain. Dia menekankan bahwa Rusia adalah negara terbesar di Eropa dan "tetangga Uni Eropa" terbesar.

"Realitas geografis dan politik ini tidak dapat disangkal," kata Schallenberg.

Pipa Nord Stream 2, yang dirancang untuk mengirimkan gas dari Rusia ke Jerman melalui Laut Baltik, diketahui sudah selesai dibangun pada September 2021 kemarin. Proses sertifikasi Nord Stream 2 AG sebagai operator independen pipa saat ini sedang berlangsung untuk memastikan proyek sesuai dengan persyaratan yang dikeluarkan oleh Uni Eropa pada 2019. Regulator Jerman diperkirakan akan memutuskan sertifikasi pada paruh kedua tahun 2022.

AS Ancam Lakukan Pembalasan jika Belarusia Bantu Rusia Serang Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia