logo


Ketua KPK: Kami Tidak Menggunakan Lagi Istilah OTT

Firli menjelaskan alasan tidak lagi menggunakan istilah OTT

26 Januari 2022 15:20 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan istilah operasi tangkap tangan (OTT) lagi.

"Tadi ada menyampaikan apa yang dilakukan KPK atau pendekatan apa yang dilakukan KPK sebelum melakukan operasi tangkap tangan. Dalam kesempatan ini, perkenankan kami untuk menyampaikan tidak menggunakan lagi istilah operasi tangkap tangan," kata Firli saat rapat kerja di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (26/1).

Firli mengatakan bahwa sekarang KPK menggunakan istilah tangkap tangan dalam penangkapan pihak yang melakukan tindak pidana korupsi.


KPK Lakukan 4 OTT, ICW Ingatkan Kasus Korupsi Bansos

"(Istilah jadi) tangkap tangan, kenapa? Karena dalam konsep hukum yang dikenal adalah tertangkap tangan," ucapnya.

Firli mengatakan bahwa pihaknya melakukan tiga pendekatan sebelum melakukan tangkap tangan.

"Sebelum seseorang kita tangkap tangan tentunya kita sudah melakukan tiga pendekatan sebelumnya. Mulai dari upaya pendidikan masyarakat, upaya pencegahan melalui monitoring center for prevention (MCP) 8 area intervensi," ujarnya.

"Seketika angkanya rendah kita bisa yakini daerah tersebut rawan tindak pidana korupsi. karena sesungguhnya MCP diamanatkan dalam rangka mencegah risiko korupsi, mitigasi korupsi. Dan itu betul bisa dibuktikan, yang tertangkap pastilah MCP-nya rendah," lanjutnya.

Apresiasi Ekstradisi RI-Singapura, KPK: Tonggak Maju Pemberantasan Korupsi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata