logo


Soal Kerangkeng, Muhadjir Yakin Bupati Tidak Punya Tabiat Seburuk Itu

Muhadjir menyebut kerangkeng tersebut tampak tidak manusiawi

26 Januari 2022 15:10 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan arahan pada Diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara daring, Sabtu (8/1)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan arahan pada Diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara daring, Sabtu (8/1) Humas Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi menemukan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Perangin Angin. Menko PMK, Muhadjir Effendy, yakin bahwa Terbit tidak memiliki niat jahat dalam pembuatan kerangkeng tersebut.

"Saya tidak yakin, sebagai seorang bupati, yang bersangkutan punya tabiat seburuk itu. Apalagi informasi awal menunjukkan bahwa di tempat itu juga berfungsi sebagai tempat untuk menangani dan memulihkan para pecandu narkoba," kata Muhadjir kepada wartawan, Rabu (26/1).

Melihat foto dan video yang beredar, Muhadjir menyebut kerangkeng tersebut tampak tidak manusiawi. Menurutnya, hal itu tidak bisa dijadikan dasar bahwa terjadi praktik perbudakan.


Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Kolaborasi Bangun Rumah Layak Huni di Permukiman Kumuh

"Kalau dilihat penampilan fisik lokasi dan ruang penampungan yang beredar di media, memang terkesan tidak manusiawi. Tetapi hanya dengan hal itu tidaklah cukup dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi semacam praktik perbudakan," katanya.

Muhadjir meminta masyarakat tidak menyangkutpautkan kerangkeng tersebut dengan kasus korupsi Terbit.

"Sebaiknya publik memisahkan antara temuan tersebut dengan kasus korupsi yang dilakukan. Selanjutnya biar pihak yang berwajib melakukan penyelidikan setuntas-tuntasnya," imbuhnya.

Bupati Langkat Klaim Kerangkeng Manusia Tempat Rehabilitasi Narkoba, BNN Sebut Tak Penuhi Syarat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata