logo


AS Ancam Lakukan Pembalasan jika Belarusia Bantu Rusia Serang Ukraina

Juru bicara Kemenlu AS memperingatkan Belarusia untuk tidak ikut campur dalam konflik Ukraina

26 Januari 2022 15:00 WIB

Alexander Lukashenko dan Vladimir Putin
Alexander Lukashenko dan Vladimir Putin the Guardian

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Ned Price pada Selasa (25/1) mengatakan bahwa AS sudah memperingatkan Belarusia untuk tidak membantu Rusia jika Moskow benar-benar melancarkan serangan terhadap Ukraina, atau akan mendapatkan balasan dari NATO.

"Kami juga telah menjelaskan kepada Belarus bahwa jika memungkinkan wilayahnya digunakan untuk serangan ke Ukraina, itu akan menghadapi tanggapan cepat dan tegas dari AS dan sekutu dan mitra kami," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan, dilansir dari Al Arabiya.

“Jika invasi akan dilanjutkan dari Belarus, jika pasukan Rusia ditempatkan secara permanen di wilayah mereka, NATO mungkin harus menilai kembali postur kekuatan kita sendiri di negara-negara yang berbatasan dengan Belarusia,” tambahnya.


Nggak Niat Kirim Pasukan Tempur, Presiden AS Bilang Perang Ukraina-Rusia Sebabkan Konsekuensi Besar bagi Dunia

Seperti diketahui, pemimpin Belarusia, Presiden Alexander Lukashenko, adalah salah satu sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Lukashenko bulan lalu mengumumkan bahwa Rusia akan melakukan latihan militer dengan Belarusia, dimana hal tersebut membuat Amerika Serikat khawatir jika senjata nuklir Rusia bisa ditempatkan di negara tersebut.

 

Sebut Ukraina Dibanjiri Senjata AS dan NATO, Rusia Merasa Terancam

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia