logo


Minta Ekstradisi RI-Singapura Tak Hanya di Atas Kertas, MAKI: Tahun Ini Harus Ada Buron yang Dipulangkan

Boyamin berharap perjanjian ekstradisi terealisasi bukan sekedar perjanjian di atas kertas

26 Januari 2022 06:30 WIB

Boyamin Saiman
Boyamin Saiman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengapresiasi langkah pemerintah yang resmi menandatangani perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura.  Ia pun berharap ada buronan yang segera dipulangkan dari Singapura ke Indonesia.

"Saya meminta perjanjian ekstradisi ini tidak hanya di atas kertas, tidak hanya hitam di atas putih yang kemudian tidak direalisasikan, tidak ada pelaksanaan untuk itu saya meminta ada proyek percontohan untuk tahun ini, bahwa ada pemulangan orang-orang yang buron di Singapura ke Indonesia," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Meski tidak menjelaskan siapa buronan yang dimaksud, Boyamin berharap perjanjian ekstradisi terealisasi bukan sekedar perjanjian di atas kertas.


Timnas Indonesia Tembus Final AFF 2020, Ade Armando: Hadiah Natal yang Teramat Indah

"Nggak tahu siapa, saya tidak menyebut karena ada beberapa nama, nanti dipulangkan ke Indonesia sehingga perjanjian ini tidak hanya terbatas di atas kertas, tidak hanya hitam putih tapi ada pelaksanaannya, sehingga ke depannya makin banyak orang yang bisa dipulangkan ke Indonesia, maupun dipulangkan ke Singapura kalau dia lari dari negaranya," ujarnya.

"Dan juga ke depan saya kira terorisme juga nanti saling membutuhkan juga, memang nanti ke depan bisa dikomunikasikan, dikerjasamakan termasuk juga misalnya narkoba, jadi kejahatan extraordinary crime membutuhkan hal ini. Dan saya meminta Singapura ada kemauan baik memberikan satu orang dua orang untuk dipulangkan ke Indonesia dari buron-buron yang ada," sambungnya.

PM Singapura Minta Junta Militer Myanmar Tak Diikutkan dalam KTT ASEAN

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati