logo


Minta Masa Kampanye Dipersingkat 50 Hari, PDIP: Antisipasi Polarisasi Gesekan Antar Pendukung

PDIP mengingatkan bahwa Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19

26 Januari 2022 05:30 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang meminta masa kampanye Pemilu 2024 diubah menjadi 50 hingga 75 hari. Masa tersebut lebih singkat dibandingkan usulan KPU yang meminta masa kampanye selama 120 hari.

"Untuk masa kampanye Pemilu, KPU menyampaikan usulan selama 120 hari. Saya memberi masukan dipersingkat lagi menjadi 50 sampai 75 hari saja," kata Junimart kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu mengingatkan bahwa Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19. Begitu juga dengan perekonomian yang belum stabil.


Soal Jadwal Pemilu 2024, Gus Muhaimin: Yang Penting PKB Menang dan Presidennya Saya

Menurutnya, masa kampanye tidak perlu terlalu lama. Hal tersebut, kata dia, untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19. Selan itu, juga mengantisipasi terjadinya polarisasi gesekan antar pendukung.

"Mengingat pandemi dan dampaknya, masa pemulihan ekonomi dan antisipasi polarisasi gesekan antara para pendukung," ujarnya.

 

Sentil Cak Imin soal Safari Capres, PBNU: Kerdilkan NU, Berorganisasi yang Salah Kaprah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati