logo


BNN: Kerangkeng Itu Bukan Tempat Rehab

Kerangkeng manusia ditemukan di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin

25 Januari 2022 18:15 WIB

Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin
Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin Dok Diskominfo Langkat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kerangkeng manusia ditemukan di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin. Kerangkeng tersebut diduga digunakan sebagai tempat rehabilitasi narkoba. BNN mengatakan bahwa kerangkeng tersebut bukan tempat rehab.

"Pusat menyatakan bahwa kerangkeng itu bukan tempat rehab, kenapa kita nyatakan bukan tempat rehab, rehab itu ada namanya persyaratan materiil dan formil," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono seperti diberitakan Detikcom, Selasa (25/1).

Ia menyebut ada syarat formil dan syarat materiil. Pudjo mengatakan bahwa tempat rehabilitasi harus menggunakan izin sebagai syarat formil. Sedangkan syarat materiil harus ada lokasi, program rehabilitasi, serta pelayanan dokter.


Temuan Kerangkeng Manusia di Lahat, DPR: Polisi Harus Usut Tuntas

"Namanya kalau mau bikin tempat rehab itu kita membuat dulu izin lokasi. izin lokasi sudah dapat, terus izin operasional dipenuhi persyaratan jumlah pegawai, seperti KTP-nya, ijazahnya, kan ada persyaratan teknis seperti dokter, dokter jiwanya berapa, dokter kesehatannya apa, dokter umumnya berapa, pelayanan kesehatan bagaimana. Kan begitu, kemudian ruangannya harus berapa ruangan harus dipenuhi," jelasnya.

"Kemudian materinya bagaimana, programnya, nah ini harus seperti itu, nggak bisa naroh orang di kandang itu langsung dianggap rehab ya, nggak bisa. Nanti dia orang ada masalah di kampung taroh disekap di kamar selama 1 tahun begitu ngeles ditanya Komnas HAM ini untuk rehab jangan semua dilempar ke rehab begitu. Rehab kan nggak boleh di pekerjaan kaya begitu, di kebun nggak ada. Itu bukan rehab, sejak awal kita sudah nyatakan seperti itu, dan BNN sudah memberikan nasihat gitu kepada Bapak Bupati itu, begitu," ujar Pudjo.

Ia mempertanyakan tujuang tempat kerangkeng tersebut. BNN menegaskan bahwa kerangkeng tersebut bukan tempat rehabilitasi.

"Ini kan tujuannya tujuan apa kok membuat tempat kerangkeng? Tujuan apa begitu? Makanya sejak awal BNN itu menyatakan itu bukan tempat rehab, dari zaman dulu sudah menyatakan itu," ujarnya.

Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Nonaktif, Ini Kata Kemendagri

Halaman: 
Penulis : Admin