logo


Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Nonaktif, Ini Kata Kemendagri

Polisi mengusut kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin

25 Januari 2022 17:30 WIB

Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin
Tangkapan layar kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin Dok Diskominfo Langkat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi mengusut kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin. Kementerian Dalam negeri mendukung proses pengusutan kasus tersebut.

"Kemendagri mendukung proses pengusutan yang sedang dilakukan saat ini dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum lebih lanjut kepada aparat penegak hukum," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen), Kemendagri, Benny Irwan, kepada wartawan, Selasa (25/1).

Benny mengatakan bahwa polisi telah menindaklanjuti kerangkeng manusia tersebut. Sejauh ini, polisi telah memeriksa 11 orang saksi.


Kecam Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, LPSK: Kami Siap Lindungi Korban

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa telah memeriksa 11 orang saksi. Kerangkeng tersebut disebut dipakai sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba. Kerangkeng tersebut tidak memiliki izin.

"Setelah ditelusuri (kerangkeng) dibangun sejak tahun 2012 atas inisiatif Bupati Langkat," kata Ramadhan.

Temuan Kerangkeng Manusia di Lahat, DPR: Polisi Harus Usut Tuntas

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata